Troubleshooting Pada Jaringan Optic DWDM

Ada sedikit sharing ilmu neh, tentang penanganan gangguan pada perangkat DWDM(Dense Wavelength Division Multiplexing), hari itu saya mendapatkan TT(Trouble Ticket) dari NOC seperti ini :

TT-001407

Link : A >< B

Alarm : Loss Of Signal(LOS)

Suspect problem : Fiber Optic Cable

Severity : Major

Setelah mendapatkan info tersebut saya langsung action menuju site A untuk menge-check status perangkat, ternyata benar terjadi  alarm seperti ini :

Alarm list

Alarm list tersebut berada di sisi site A, karena site A lokasi terdekat dari posisi saya, sementara site B di check oleh tim lain. Dilihat dari alarm list dan suspect problem pada sisi kabel FO, setelah dilakukan pengukuran signal pada perangkat dengan menggunakan OPM(optical power meter) hasilnya tidak ada signal yang di terima, maka tim langsung menge-check jalur kabel FO yang aktif dari kedua sisi. Setelah dilakukan pengukuran menggunakan OTDR(Optical Time Domain Reflectometer) didapat hasil bahwa jalur kabel FO tersebut tidak tembus alias putus.

Contoh pengukuran OTDR

Dari hasil pengukuran tersebut, maka tim langsung mengukur semua jalur kabel FO yang idle untuk mencari jalur FO yang masih bagus alias tidak putus, yang nantinya akan digunakan untuk manuver core/jalur FO. Setelah selesai dilakukan pengukuran pada semua core yang idle didapat hasil yang nihil alias core FO tidak tembus semua untuk jalur FO DWDM.

Nah hayoo bagaimana tuh kalo sudah begitu…, bisa-bisa traffic down semakin lama neh, pusing kan😀

Dari seluruh alokasi core untuk DWDM tidak ada satu core pun yang bagus, akhirnya tim ditugaskan untuk terjun ke lokasi dimana terdapat titik putus kabel FO tersebut untuk segera di joint/penyambungan sementara sebelum cut over. Setelah proses penyambungan selesai maka dilakukan kembali pengetesan/pengukuran jaringan kabel FO tersebut menggunakan OTDR dari dua sisi dan didapatkan hasil yang bagus alias tembus, kemudian diconnect-kan kembali patchcord jalur FO keperangkat yang sebelumnya mengalami down akhirnya perangkat DWDM kembali up/normal kembali.

Warning :

  1. Sebelum melakukan manuver core FO pastikan dulu jenis/type kabel FO yang digunakan pada perangkat, apakah sudah sesuai dengan spesifikasi. Jika tidak sesuai maka perangkat akan tetap down. (Standard type FO untuk DWDM di perusahaan saya  G.652, dan G.655 tapi tidak direkomendasikan untuk DWDM. Jika core FO khusus DWDM kita connect kan ke type G.655 hasilnya perangkat DWDM up tapi tidak ada service/traffic yang aktif atau bisa juga perangkat akan tetap down)
  2. Pastikan selalu koordinasi yang tepat dari dua tim di dua sisi saat melakukan OTDR maupun manuver core, karena fatal akibtanya jika salah koordinasi. Bisa-bisa salah OTDR maupun manuver core yang akan berpengaruh pada perangkat.
  3. Usahakan standby sementara dilokasi site untuk memastikan perangkat benar-benar Up/normal, serta koordinasi dengan tim NOC bahwa status link sudah Ok dan baru deh kita meninggalkan site.

Semoga bermanfaat, ambil benarnya perbaiki salahnya😀 Jangan lupa mohon koreksinya jika ada yang kurang tepat.

Padang 24122011

Salam

adeadnani

This entry was posted in Telekomunikasi & Jaringan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

14 Responses to Troubleshooting Pada Jaringan Optic DWDM

  1. rahmad says:

    dalam 1 bulan ini saya sering sekali

  2. adeadnani says:

    Network Operation Center(NOC) itu pusat informasi jaringan untuk memantu/memonitor performance jaringan transmission/equipment’s

    Salam

  3. Tan Panama says:

    NOC tuch apan gan?

  4. adeadnani says:

    bentar banget bertest nya? dikarenakan itu link transmisi banyak penyebab trjd down kemungkinan : jalur FO putus ,attenuasi tinggi,patchcord jlek dll, coba di troubleshooting aja gan..,nanti bs dishare lg.

    salam

  5. ervid .s says:

    kalau misalnya link fo down ,padahal sewaktu bertest 1 jm berhasil itu penyebanya apa ya kira2?trmksh

  6. adeadnani says:

    iya penggantian perangkat/kabel media transmisi yang bermasalah

  7. Agung says:

    terima kasih infonya gan
    berhubung ane anak baru di dunia telco, khususnya optik, ane ada pertanyaan gan:
    maksudnya cut over itu apa ya?apa ganti kabel?

  8. adeadnani says:

    Maksudnya salah koordinasi pas lagi melakukan otdr dan power meter gitu?
    Betul, disini seharusnya kita sdh tau fungsi krj dr alat tersebut seperti apa.salah koordinasi bearti salah tindakan, misal saat OTDR kita hrs mencabut jalur optik core 21 di OTB/ODF yg akan di OTDR di dua sisi/site(A-B), tapi di site B core yg di cabut core 24, nah itu bisa merusak perangkat saat dilakukan OTDR,karena jalur core yg mau di OTDR salah.

    *OTDR itukan memancarkan power/cahaya yg tinggi jika langsung terkena ke perangkat bisa rusak.
    *Power meter itu untuk menerima sinyal/power dr perangkat yg akan di check powernya.

    Kalo seumpama salah koordinasi otdr maupun manuver core, dan berpengaruh ke perangkat, tindakan apa sebaiknya yang harus dilakukan??
    ya… manuver ulang lg…🙂

    mudah-mudahan jawabnya sesuai dg pertanyaan
    Salam

  9. fai says:

    Bos, mau tanya dikit nih, yg di maksud point 2. Pastikan selalu koordinasi yang tepat dari
    dua tim di dua sisi saat melakukan OTDR
    maupun manuver core, karena fatal
    akibtanya jika salah koordinasi. Bisa-bisa
    salah OTDR maupun manuver core yang
    akan berpengaruh pada perangkat??

    Maksudnya salah koordinasi pas lagi melakukan otdr dan power meter gitu? Kalo seumpama salah koordinasi otdr maupun manuver core, dan berpengaruh ke perangkat, tindakan apa sebaiknya yang harus dilakukan?? Terima kasih.

    Salam

    Fai

  10. adeadnani says:

    Thanks..,lebih mantap lg, bisa tuh di share kan pengalamannya gan di DWDM/CWDM htung2 amal🙂
    CWDM maksdunya apanya neh gan? kalo artikelnya ttg CWDM ane blm ada, mudah-mudahan akan menyusul secepatnya,
    maklum ane lg fokus pada yg lain dlu🙂

    salam

  11. dwi says:

    kebetulan tahun belakangan ini saya berkecimpung di troubleshoot perangkat Marconi DWDM dan CWDM gan
    ini ngebantu bgt infonya, kalo CWDM ada infonya ga??

  12. monoyery says:

    bro, salam kenal, thx for share, asyik juga troubleshoot nya sampe level joint ya….ane cuma mo nambahin dikit pada bagian warning no 1. > itu berkaitan dengan dispersi dari type fiber, type fiber G652 memiliki nilai koefisien dispersi yang berbeda dengan type fiber G655. sebenarnya ketika perangkat sudah bekerja pada fiber G652 kita juga dapat mengganti dengan G655 dengan syarat perhitungan dispersi yang tepat dan tentunya penggunaan modul kompensasi fiber yang tepat pula. makasih dan keep share…

  13. adeadnani says:

    Ok.,thanks sebelumnya, hmmmm kayaknya orang dalem ne..🙂

    salam

  14. gembol says:

    mangstab gan mas bro bwt sharingnya..
    ttep rajin buat prefentivenya..untuk slalu update core idle mana yg siap pakai apabila ada kasus sama..tapi cuma core/bbrapa tube yg putus,jadi siap manuver..
    kip share..dtunggu postingan berikutnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s